Musim Kemarau Memuncak Agustus 2026, BPBD Petakan 27 Kecamatan Rawan Kekeringan

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kemarau (Freepik)

Ilustrasi Kemarau (Freepik)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung memetakan 27 kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau 2026. BPBD menggunakan hasil pemetaan tersebut sebagai dasar menyusun strategi mitigasi sekaligus mempercepat penanganan jika krisis air mulai melanda sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, mengatakan seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung memiliki potensi mengalami kekeringan. Namun, setiap wilayah memiliki tingkat kerawanan yang berbeda karena kondisi geografis dan ketersediaan sumber air tidak sama.

“Sejumlah kecamatan sudah masuk dalam peta wilayah rawan untuk kebutuhan antisipasi. Namun, seluruh kecamatan tetap memiliki potensi mengalami kekeringan,” kata Diki di Bandung, Rabu (8/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BPBD Analisis Kondisi Sumber Air dan Riwayat Kekeringan

BPBD menyusun peta kerawanan dengan menganalisis berbagai indikator. Tim menilai kondisi sumber air, karakteristik wilayah, lahan pertanian, serta riwayat kekeringan pada musim kemarau sebelumnya.

Hasil analisis menunjukkan delapan kecamatan berpotensi mengalami penurunan debit mata air maupun sungai. Wilayah tersebut meliputi Rancabali, Pasirjambu, Ciwidey, Pangalengan, Kertasari, Majalaya, Cicalengka, dan Nagreg.

Selain itu, BPBD memperkirakan kekurangan air bersih akan mengancam Kecamatan Soreang, Ibun, Rancaekek, Cileunyi, Cimaung, Dayeuhkolot, Margaasih, Katapang, Margahayu, dan Pameungpeuk.

Di sektor pertanian, BPBD juga memprediksi gangguan irigasi akan memengaruhi Kecamatan Kutawaringin, Cangkuang, Pacet, Paseh, Cikancung, Baleendah, Bojongsoang, Cimenyan, serta Ciparay. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi pasokan air bagi lahan pertanian selama musim kemarau.

BPBD Antisipasi Puncak Kemarau

BPBD mengacu pada prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam menyusun langkah antisipasi. BMKG memperkirakan musim kemarau mencapai puncaknya pada Agustus 2026.

Menurut Diki, potensi kekeringan masih dapat berlanjut hingga September. Karena itu, BPBD terus memantau perkembangan cuaca sekaligus mengevaluasi kondisi sumber air di setiap kecamatan.

Distribusi Air Bersih Jadi Prioritas

BPBD telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kecamatan, dan instansi terkait untuk menghadapi musim kemarau tahun ini. Koordinasi tersebut bertujuan mempercepat penanganan apabila masyarakat mulai mengalami krisis air bersih.

Selain itu, BPBD menyiapkan mobil tangki untuk memasok air bersih ke wilayah yang membutuhkan. Petugas akan menyalurkan bantuan sesuai tingkat kebutuhan di setiap kecamatan.

“Sesuai arahan pimpinan, kami menyiapkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki ke kecamatan yang membutuhkan sebagai langkah antisipasi,” ujar Diki.

BPBD juga mengajak masyarakat menghemat penggunaan air, menjaga sumber air di lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan kepada pemerintah setempat jika mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi dampak kekeringan selama puncak musim kemarau. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer
DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu
Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat
Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka
Bandung Kembali Rawan Begal, Polisi Tingkatkan Patroli dan Kejar Pelaku Kejahatan Jalanan
Bandara Husein Resmi Berganti Nama, Bandung Siapkan Penerbangan ke 10 Destinasi
ASN Bandung Barat Jadi Tersangka Korupsi Hibah Rp1,5 Miliar, Pemkab Hentikan Gaji dan Nonaktifkan Jabatan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:00 WIB

BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00 WIB

DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka

Berita Terbaru