Kapasitas Menipis, TPA Sarimukti Hanya Bertahan hingga Akhir 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPA Sarimukti tampak atas (Dok Humas Jabar)

TPA Sarimukti tampak atas (Dok Humas Jabar)

KABAR PAJAJARAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat memperingatkan kondisi TPA Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat yang semakin kritis. Tempat pembuangan akhir tersebut hanya berpotensi beroperasi hingga Oktober 2026 jika tidak ada perubahan signifikan dalam pengelolaan sampah.

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional DLH Jawa Barat, Arief Perdana, menjelaskan bahwa Sarimukti saat ini masih menerima sampah dari empat daerah di Bandung Raya, yakni Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.

Zona 5 Hampir Penuh Lebih Cepat dari Target

Arief menuturkan, pengelola hanya mengandalkan Zona 5 seluas 6,3 hektare untuk menampung sampah. Namun, zona tersebut sudah hampir penuh meski baru beroperasi sejak Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, berdasarkan Detail Engineering Design (DED), Zona 5 seharusnya mampu menampung hingga 2 juta ton sampah dengan masa pakai sekitar dua tahun. Namun, kondisi di lapangan tidak berjalan sesuai rencana.

Kendala Teknis Hambat Pengelolaan

Arief menjelaskan, pengelola menghadapi kendala teknis dalam proses pembentukan landfill. Alat berat seperti kompaktor yang seharusnya memperkuat pemadatan sampah tidak berfungsi optimal karena sebagian unit rusak.

Kondisi ini membuat penumpukan sampah tidak tertata dengan baik dan mempercepat penurunan kapasitas tampung TPA Sarimukti.

Pembatasan Kuota Sampah Tetap Diterapkan

Untuk mengendalikan kondisi tersebut, DLH Jawa Barat tetap menerapkan pembatasan pembuangan sampah dari setiap daerah di Bandung Raya. Setiap wilayah mendapat jatah tonase yang diatur dalam periode dua minggu.

Kota Bandung menerima kuota maksimal 13.738 ton per dua minggu. Sementara itu, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat masing-masing memperoleh jatah 1.668 ton. Kabupaten Bandung mendapatkan alokasi terbesar kedua setelah Kota Bandung dengan 3.925 ton per dua minggu.

Dorongan Pengelolaan Sampah dari Hulu

DLH Jawa Barat meminta pemerintah daerah memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya. Arief menegaskan bahwa pemilahan sampah di tingkat rumah tangga menjadi langkah penting untuk mengurangi beban TPA Sarimukti.

Ia menekankan bahwa tanpa pengurangan dari hulu, tekanan terhadap Sarimukti akan terus meningkat dan mempercepat risiko krisis pengelolaan sampah di Bandung Raya. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu Rp7 Juta untuk 12 Korban Selamat Kapal Virgo
HJKB ke-216 Usung “Solidarity in Harmony”, Bandung Tegaskan Semangat Kebersamaan
Prabowo Salurkan 260 Becak Listrik ke Kabupaten Bandung, Pengayuh Lansia Jadi Prioritas
PPPK Paruh Waktu Kota Bandung Dapat Kabar Bahagia, Kontrak Diperpanjang 2027
Pemprov Jabar Tebar Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen Selama GIIAS Bandung
Wali Kota Bandung Minta Bobotoh Tak Datang ke SUGBK Saat Persija Vs Persib
Bobotoh Persib Siap ke SUGBK, Tunggu Izin Polisi untuk Laga Lawan Persija
Kebakaran Lahan di Cililin Bandung Barat Hanguskan 1 Hektare Area Perhutani

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:00 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu Rp7 Juta untuk 12 Korban Selamat Kapal Virgo

Senin, 14 September 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Salurkan 260 Becak Listrik ke Kabupaten Bandung, Pengayuh Lansia Jadi Prioritas

Minggu, 13 September 2026 - 20:00 WIB

PPPK Paruh Waktu Kota Bandung Dapat Kabar Bahagia, Kontrak Diperpanjang 2027

Sabtu, 12 September 2026 - 10:00 WIB

Pemprov Jabar Tebar Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen Selama GIIAS Bandung

Sabtu, 12 September 2026 - 09:00 WIB

Wali Kota Bandung Minta Bobotoh Tak Datang ke SUGBK Saat Persija Vs Persib

Berita Terbaru

Arsip - Sejumlah pengendara motor melintas di samping sejumlah truk yang mengantre di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/12/2024). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc

Jawa Barat

Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug

Rabu, 16 Sep 2026 - 06:00 WIB