KOTA BANDUNG, KABAR PAJAJARAN — Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (Pengcab TI) Kota Bandung terus memperkuat pembinaan atlet usia dini melalui Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Liga Pelajar 2026. Jumlah peserta tahun ini meningkat tajam, baik di tingkat sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.
Ketua Pengcab TI Kota Bandung, Dedi Heryadi, mengatakan peningkatan terlihat dari jumlah peserta, kualitas pertandingan, dan sistem pelaksanaan yang semakin baik.
“Setiap tahun O2SN terus berkembang. Minat masyarakat terhadap taekwondo di Kota Bandung juga sangat tinggi. Atlet yang tampil di tingkat kota merupakan hasil seleksi terbaik dari masing-masing kecamatan,” ujar Dedi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tambahan Nomor Pertandingan Tingkatkan Antusiasme
Dinas Pendidikan Kota Bandung hanya menyediakan nomor resmi Poomsae individu putra dan putri untuk tingkat SD dan SMP. Namun, Pengcab TI Kota Bandung menambah beberapa nomor pertandingan agar kompetisi lebih menarik.
Pada tingkat SD, panitia membuka nomor Kyorugi untuk 10 atlet putra dan 10 atlet putri. Sementara itu, tingkat SMP menghadirkan 22 nomor pertandingan yang terdiri dari kategori Poomsae dan Kyorugi putra-putri.
Panitia mencatat total peserta O2SN tingkat SD dan SMP mencapai sekitar 250 atlet dari berbagai kecamatan di Kota Bandung.
Pengcab TI Kota Bandung juga menghadirkan inovasi baru dengan menggabungkan O2SN dan Liga Pelajar dalam satu rangkaian kegiatan. Melalui konsep ini, atlet pelajar mendapat kesempatan tampil lebih banyak dalam atmosfer pertandingan yang kompetitif.
“Kami menggabungkan O2SN dengan Liga Pelajar internal Pengcab TI Kota Bandung. Respons peserta sangat luar biasa. Jika digabungkan, jumlah peserta hampir mencapai 1.000 taekwondoin,” kata Dedi.

Siapkan Regenerasi Atlet untuk Popda Jabar
Pengcab TI Kota Bandung menilai kompetisi rutin menjadi langkah penting dalam mencetak regenerasi atlet berprestasi. Sejumlah atlet hasil pembinaan O2SN bahkan berhasil meraih prestasi nasional pada Kejuaraan Nasional resmi PBTI di Samarinda.
Pengcab TI Kota Bandung akan memproyeksikan atlet hasil Liga Pelajar dan O2SN untuk memperkuat tim pelatcab menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat.
Pada Popda Jabar 2025, Kota Bandung sukses mencetak sejarah dengan meraih gelar juara umum. Kontingen Kota Bandung mengumpulkan tujuh medali emas, tiga perak, dan empat perunggu.
“Kami ingin mempertahankan gelar juara umum Popda Jabar. Kompetisi pelajar yang berjalan rutin menjadi modal penting untuk memperkuat tim Kota Bandung,” tegas Dedi.
Di akhir kegiatan, Dedi menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kota Bandung atas dukungan terhadap pembinaan olahraga taekwondo. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan Pengcab TI Kota Bandung terus berjalan demi meningkatkan prestasi olahraga daerah. ***(Chq)






