Cirebon, Kabar Pajajaran — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus memperkuat identitas budaya lokal melalui penerapan arsitektur khas daerah pada bangunan pemerintahan. Pemkab kini memperluas penggunaan desain gapura candi bentar bernuansa Cirebon di sejumlah kantor pelayanan publik dan instansi pemerintahan.
Konsep arsitektur tradisional itu sudah terlihat di beberapa kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Cirebon. Sejumlah instansi vertikal juga mulai mengadopsi desain serupa sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah.
Beberapa kantor yang telah menggunakan ornamen khas Cirebon antara lain Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Kantor ATR/BPN, Pengadilan Agama, hingga Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Minta Bangunan Pemerintah Tampilkan Ciri Khas Daerah
Imron menegaskan setiap pembangunan kantor pemerintahan harus menampilkan identitas budaya lokal. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah mempertahankan unsur khas Cirebon dalam setiap proyek pembangunan.
“Saya sudah meminta seluruh jajaran agar setiap pembangunan kantor pemerintahan menghadirkan nuansa dan identitas khas Cirebon,” ujar Imron, Senin (11/5/2026).
Menurut Imron, penerapan desain gapura candi bentar bukan sekadar memperindah bangunan. Ia menilai ornamen tersebut memiliki nilai budaya dan sejarah yang penting untuk terus diperkenalkan kepada masyarakat.
“Arsitektur khas ini menjadi simbol karakter daerah yang harus kita jaga di tengah perkembangan pembangunan modern,” katanya.
Pemkab Siapkan Penataan Kawasan Kantor Bupati
Selain memperluas penggunaan arsitektur tradisional, Pemkab Cirebon juga menyiapkan penataan ulang kawasan depan kompleks perkantoran Bupati Cirebon. Pemerintah daerah ingin menghadirkan kawasan perkantoran yang lebih representatif dan mencerminkan budaya lokal.
Imron mengatakan penataan kawasan tersebut akan mengusung konsep budaya Cirebon agar memiliki ciri khas yang membedakan dengan daerah lain.
“Ke depan, kawasan depan kantor bupati akan kami tata dengan konsep bernuansa budaya Cirebon,” ujarnya.
Pembangunan Dilakukan Bertahap
Meski demikian, Imron mengakui pemerintah daerah akan menjalankan pembangunan dan penggantian gapura secara bertahap. Pemkab Cirebon menyesuaikan pelaksanaan proyek dengan kemampuan anggaran daerah.
“Semua pembangunan akan dilakukan bertahap sesuai kondisi anggaran yang tersedia,” kata Imron.
Pemkab Cirebon berharap penerapan arsitektur khas daerah dapat memperkuat identitas budaya lokal sekaligus menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap warisan budaya Cirebon. ***(Chq)






