Pemkab Majalengka Luncurkan Program B2SA di Sekolah, Dorong Pola Makan Sehat Anak Sejak Dini

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Majalengka terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor ketahanan pangan dan gizi. (Humas Majalengka)

Pemerintah Kabupaten Majalengka terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor ketahanan pangan dan gizi. (Humas Majalengka)

MAJALENGKA, KABAR PAJAJARAN – Pemerintah Kabupaten Majalengka meluncurkan Program Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) di SDN 1 Padahanten, Kecamatan Sukahaji, Jumat (9/5/2026). Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan ketahanan pangan dan gizi anak.

Bupati Majalengka Eman Suherman menghadiri langsung kegiatan tersebut bersama Wakil Bupati, Ketua TP PKK, jajaran dinas terkait, serta para undangan. Dalam kegiatan itu, siswa menerima edukasi tentang pentingnya konsumsi makanan sehat yang mengandung karbohidrat, protein, sayur, buah, serta kebiasaan hidup bersih dan aman dalam memilih makanan.

Bupati menegaskan pola makan sehat sejak usia dini menentukan kualitas generasi masa depan. Ia ingin anak-anak Majalengka tumbuh sehat tanpa ancaman stunting sehingga mampu belajar dengan semangat dan optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pola makan yang benar membentuk fisik kuat dan otak cerdas. Kami ingin anak-anak Majalengka tumbuh sehat dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia juga mengajak sekolah, guru, orang tua, dan pemerintah desa bekerja sama mengawasi pola konsumsi anak agar lebih sehat dan aman.

Edukasi Pangan Sehat Berbasis Lokal

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Majalengka, Gatot Sulaeman, menegaskan program B2SA tidak hanya berfokus pada ketersediaan pangan, tetapi juga kualitas konsumsi masyarakat.

Menurutnya, masyarakat bisa menyajikan menu sehat dengan memanfaatkan bahan pangan lokal tanpa harus mahal. Ia menilai sekolah menjadi tempat strategis untuk membangun kesadaran gizi karena anak-anak rentan terhadap kebiasaan jajan tidak sehat.

Pada 2026, program B2SA menyasar 245 siswa yang belum menerima makan bergizi gratis. Menu yang disiapkan meliputi telur, tahu tempe, sayuran, buah, susu, serta camilan sehat.

Sekolah Apresiasi Program B2SA

Kepala SDN 1 Padahanten, Hj. Lita Zakiah, menyampaikan apresiasi atas peluncuran program di sekolahnya. Ia berharap edukasi B2SA mampu membentuk kebiasaan positif siswa, terutama dalam memilih makanan sehat dan membawa bekal bergizi dari rumah.

Kegiatan ditutup dengan pemberian paket makanan sehat secara simbolis dan makan bersama menu B2SA berbahan pangan lokal khas Majalengka. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol
Kecelakaan di Tol Paspro Renggut Nyawa Dua Pendamping Gus Hilman
Majalengka Perketat Pengawasan Hewan Kurban, DKP3 Turunkan Petugas ke 26 Kecamatan
Polisi Tetapkan Sopir Taksi Green SM Tersangka Kasus Tertemper KRL di Bekasi Timur
BAZNAS Majalengka Salurkan Rp1,37 Miliar untuk Guru Ngaji dan Marbot
Truk Tronton Bermuatan Pasir Terbakar di Tol Cisumdawu, Sopir Selamat
Banjir di Pangenan Cirebon Belum Surut, Ribuan Rumah Masih Terendam Meski Jalur Pantura Mulai Lancar
Operasi Pasar Beras Murah Digelar di Empat Pasar, Pemkab Majalengka Jaga Stabilitas Harga Pangan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:00 WIB

Kecelakaan di Tol Paspro Renggut Nyawa Dua Pendamping Gus Hilman

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00 WIB

Majalengka Perketat Pengawasan Hewan Kurban, DKP3 Turunkan Petugas ke 26 Kecamatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:00 WIB

Polisi Tetapkan Sopir Taksi Green SM Tersangka Kasus Tertemper KRL di Bekasi Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:00 WIB

BAZNAS Majalengka Salurkan Rp1,37 Miliar untuk Guru Ngaji dan Marbot

Berita Terbaru

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB