Hardiknas 2026, Bupati Majalengka Sebut IPM Tertinggi di Ciayumajakuning, Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, bertindak sebagai pembina upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Majalengka yang digelar di Lapangan GGM Majalengka, Sabtu pagi (2/5)

Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, bertindak sebagai pembina upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Majalengka yang digelar di Lapangan GGM Majalengka, Sabtu pagi (2/5)

Majalengka, Kabar PajajaranEman Suherman bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Majalengka yang digelar di Lapangan GGM Majalengka, Sabtu (2/5/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk memaparkan capaian sekaligus tantangan sektor pendidikan di daerah tersebut.

Upacara dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forkopimda, Sekda, Dewan Pendidikan, TP PKK, PGRI, Kementerian Agama Majalengka, para kepala OPD, camat, serta undangan lainnya.

IPM Majalengka Tertinggi di Ciayumajakuning

Dalam amanatnya, Eman menegaskan pendidikan menjadi motor utama peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data terbaru 2026 menunjukkan IPM Majalengka mencapai 71,37 atau naik sekitar satu poin dibandingkan 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Capaian ini menempatkan Majalengka sebagai daerah dengan IPM tertinggi di wilayah Ciayumajakuning. Ini bukti investasi pendidikan mulai menunjukkan hasil nyata,” ujarnya.

Selain IPM, sejumlah indikator pendidikan juga mengalami peningkatan. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) naik menjadi 7,81 dari sebelumnya 7,53 pada 2024. Angka Partisipasi Murni (APM) PAUD tercatat 90,90 persen, APM SD/MI 90,79 persen, APM SMP/MTs 85,92 persen, serta Angka Partisipasi Kasar (APK) 44,19 persen.

10 Ribu Anak Tidak Sekolah Jadi Prioritas

Di balik capaian tersebut, Pemkab Majalengka masih menghadapi tantangan besar terkait Anak Tidak Sekolah (ATS). Pada tahun ajaran 2025/2026, tercatat 10.374 anak belum mengenyam pendidikan formal.

“Ini pekerjaan rumah kita bersama. Saya instruksikan agar ke depan tidak ada lagi anak Majalengka yang tidak bersekolah,” tegas Eman.

Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Muhamad Umar Ma’ruf, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan tersebut melalui program jemput bola dan sinergi lintas sektor.

“Kami akan memperkuat program agar anak putus sekolah dapat kembali mengakses pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan RLS menjadi sinyal positif, namun kualitas pembelajaran tetap harus ditingkatkan agar lulusan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Dorong Kolaborasi Tangani ATS

Ketua Dewan Pendidikan Majalengka, Iman Pramudiya, mengapresiasi capaian IPM, namun menilai persoalan ATS perlu ditangani secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Menurutnya, penanganan ATS tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan peran masyarakat, dunia usaha, hingga tokoh lokal. Ia mendorong penguatan pendekatan jemput bola, pendampingan sosial, serta optimalisasi pendidikan nonformal dan kesetaraan.

Peringatan Hardiknas 2026 di Majalengka menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. ***

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Diskominfo Majalengka

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Polisi Periksa 10 Saksi dan Telusuri Asal Api
Gempa M 3,2 Guncang Bogor Sabtu Pagi, Getaran Terasa di Pamijahan dan Leuwiliang
Polda Metro Minta Warga Tak Sebarkan Spekulasi soal Pagar Mal, Jakarta Tetap Kondusif
Gas Elpiji 3 Kg Langka di Indramayu, Pedagang Keliling hingga 10 Warung, Harga Tembus Rp30 Ribu
Warga Kasepuhan Ciptamulya Bangkit Usai Kebakaran, Pemkab Sukabumi Percepat Pemulihan
Hari Anak Nasional 2026 di Majalengka Meriah, Pemkab Perkuat Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak
Bentrokan di Menteng Bermula dari Keributan di Gerobak Nasi Uduk, 1 Orang Tewas
Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengambang dengan Tangan Terborgol

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Polisi Periksa 10 Saksi dan Telusuri Asal Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gempa M 3,2 Guncang Bogor Sabtu Pagi, Getaran Terasa di Pamijahan dan Leuwiliang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Polda Metro Minta Warga Tak Sebarkan Spekulasi soal Pagar Mal, Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:00 WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Indramayu, Pedagang Keliling hingga 10 Warung, Harga Tembus Rp30 Ribu

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:00 WIB

Warga Kasepuhan Ciptamulya Bangkit Usai Kebakaran, Pemkab Sukabumi Percepat Pemulihan

Berita Terbaru