Bandung, Kabar Pajajaran – Video yang memperlihatkan warga nekat menyeberang rel saat kereta feeder melintas viral di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan kendaraan dan pejalan kaki melintas ketika kereta sudah berada sangat dekat.
Manager Humasda KAI Daerah Operasi 2 Bandung, Kuswardojo, membenarkan peristiwa itu terjadi di jalur rel perbatasan Bandung–Cimahi. Ia memperkirakan lokasi kejadian berada di kawasan Cimindi.
“Kami melihat dari videonya, lokasinya sepertinya di Cimindi,” kata Kuswardojo, Kamis (30/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai aksi tersebut sangat berbahaya karena mengancam keselamatan warga sekaligus perjalanan kereta api. Kuswardojo meminta masyarakat selalu waspada ketika melintasi perlintasan sebidang.
Ia menegaskan masyarakat wajib berhenti ketika palang pintu turun dan sinyal peringatan berbunyi. Warga harus memastikan kereta melintas sepenuhnya sebelum menyeberang.
Sosialisasi dan Ancaman Sanksi
KAI Daop 2 Bandung terus melakukan sosialisasi keselamatan dengan melibatkan kepolisian dan komunitas. Petugas menyampaikan edukasi langsung di sekolah maupun di perlintasan kereta.
Kuswardojo menegaskan pelanggaran di perlintasan kereta dapat berujung sanksi pidana kurungan maksimal tiga bulan. Namun, aparat berwenang yang menjalankan penindakan hukum, bukan pihak KAI.
Ia juga menekankan persoalan perlintasan sebidang membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, perusahaan kereta api tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut sendirian.
“Permasalahan perlintasan sebidang membutuhkan peran serta semua pihak,” ujarnya.
Empat Perlintasan Teridentifikasi
KAI mencatat empat perlintasan sebidang di wilayah perbatasan Cimahi–Bandung. Tiga perlintasan berstatus resmi, sementara satu lainnya tergolong perlintasan liar.
Kuswardojo menjelaskan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 mengamanatkan pemerintah atau pemerintah daerah menutup perlintasan liar. Jika rencana penutupan dilakukan, KAI akan berkoordinasi dengan aparat wilayah dan para pemangku kepentingan.
Meski demikian, video viral tersebut terjadi di perlintasan resmi. Kuswardojo menilai disiplin pengguna jalan menjadi kunci utama pencegahan kecelakaan.
Ia mengingatkan masyarakat untuk bersabar dan menunggu kereta melintas sebelum melanjutkan perjalanan. “Keselamatan di perlintasan sebidang sangat bergantung pada kedisiplinan pengguna jalan,” katanya. ***(Chq)






