Video Warga Nyaris Tersambar Kereta Feeder Viral, KAI Ingatkan Bahaya Menyeberang di Rel

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detik detik pemotor dan pejalan kaki ini nekat menerobos perlintasan kereta Cimindi, Kota Cimahi, Rabu 29 April 2026 kemarin. /(Dok Istimewa)

Detik detik pemotor dan pejalan kaki ini nekat menerobos perlintasan kereta Cimindi, Kota Cimahi, Rabu 29 April 2026 kemarin. /(Dok Istimewa)

Bandung, Kabar Pajajaran – Video yang memperlihatkan warga nekat menyeberang rel saat kereta feeder melintas viral di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan kendaraan dan pejalan kaki melintas ketika kereta sudah berada sangat dekat.

Manager Humasda KAI Daerah Operasi 2 Bandung, Kuswardojo, membenarkan peristiwa itu terjadi di jalur rel perbatasan Bandung–Cimahi. Ia memperkirakan lokasi kejadian berada di kawasan Cimindi.

“Kami melihat dari videonya, lokasinya sepertinya di Cimindi,” kata Kuswardojo, Kamis (30/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai aksi tersebut sangat berbahaya karena mengancam keselamatan warga sekaligus perjalanan kereta api. Kuswardojo meminta masyarakat selalu waspada ketika melintasi perlintasan sebidang.

Ia menegaskan masyarakat wajib berhenti ketika palang pintu turun dan sinyal peringatan berbunyi. Warga harus memastikan kereta melintas sepenuhnya sebelum menyeberang.

Sosialisasi dan Ancaman Sanksi

KAI Daop 2 Bandung terus melakukan sosialisasi keselamatan dengan melibatkan kepolisian dan komunitas. Petugas menyampaikan edukasi langsung di sekolah maupun di perlintasan kereta.

Kuswardojo menegaskan pelanggaran di perlintasan kereta dapat berujung sanksi pidana kurungan maksimal tiga bulan. Namun, aparat berwenang yang menjalankan penindakan hukum, bukan pihak KAI.

Ia juga menekankan persoalan perlintasan sebidang membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, perusahaan kereta api tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut sendirian.

“Permasalahan perlintasan sebidang membutuhkan peran serta semua pihak,” ujarnya.

Empat Perlintasan Teridentifikasi

KAI mencatat empat perlintasan sebidang di wilayah perbatasan Cimahi–Bandung. Tiga perlintasan berstatus resmi, sementara satu lainnya tergolong perlintasan liar.

Kuswardojo menjelaskan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 mengamanatkan pemerintah atau pemerintah daerah menutup perlintasan liar. Jika rencana penutupan dilakukan, KAI akan berkoordinasi dengan aparat wilayah dan para pemangku kepentingan.

Meski demikian, video viral tersebut terjadi di perlintasan resmi. Kuswardojo menilai disiplin pengguna jalan menjadi kunci utama pencegahan kecelakaan.

Ia mengingatkan masyarakat untuk bersabar dan menunggu kereta melintas sebelum melanjutkan perjalanan. “Keselamatan di perlintasan sebidang sangat bergantung pada kedisiplinan pengguna jalan,” katanya. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung
TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Berita Terbaru