Pemkot Bandung Siapkan Opsi Ambil Alih Bandung Zoo Jika Lelang Gagal

Kamis, 30 April 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tampak Depan Bandung Zoo (Dok Ist)

Ilustrasi Tampak Depan Bandung Zoo (Dok Ist)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN — Pemerintah Kota Bandung menyiapkan skenario pengambilalihan pengelolaan Bandung Zoo apabila proses lelang tidak menghasilkan pemenang hingga batas waktu 5 Mei 2026. Pemerintah daerah kini mematangkan langkah tersebut bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pemerintah tidak ingin membiarkan ketidakpastian berlarut. Ia menyatakan komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi terus berlangsung untuk menyiapkan semua kemungkinan, baik jika lelang berhasil maupun gagal.

Minat Rendah Karena Syarat Konservasi Ketat

Pemkot mengakui proses lelang berjalan lambat karena syarat yang ketat, terutama kewajiban memiliki izin lembaga konservasi. Dari 85 lembaga yang diundang, hanya empat yang merespons dan menyatakan minat awal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Farhan menilai kondisi ini menunjukkan tidak banyak lembaga yang siap memenuhi standar pengelolaan kebun binatang. Pemerintah pun mengajukan perpanjangan waktu kepada pemerintah pusat agar proses seleksi tetap berjalan optimal.

Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Satwa

Di tengah ketidakpastian pengelola, pemerintah memastikan kondisi satwa tetap menjadi prioritas utama. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung bekerja bersama Dinas Kehutanan Jawa Barat untuk melakukan pengawasan rutin.

Pemkot juga menggandeng lembaga internasional Vantara guna memperkuat layanan kesehatan satwa, khususnya penyediaan obat dan vitamin. Kolaborasi tersebut melibatkan dokter hewan dari berbagai institusi, termasuk BBKSDA Jawa Barat dan Rumah Sakit Hewan Cikole.

Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar memastikan seluruh penanganan satwa dilakukan berdasarkan pemeriksaan medis terkoordinasi. Ia menegaskan kondisi satwa masih terkendali dan terus dipantau secara berkala.

Tim veteriner Vantara, Shafira Permata, menilai kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci menjaga standar kesejahteraan satwa. Ia menekankan pentingnya pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik dalam setiap tindakan medis.

Dengan menyiapkan opsi pengambilalihan sekaligus memperkuat pengawasan satwa, Pemkot Bandung menegaskan komitmennya menjaga keberlangsungan kebun binatang serta memastikan kesejahteraan satwa tetap terjamin. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib, Kini Jabat Penasihat Teknis
Euforia Juara Persib Bandung Ternoda, Ratusan Korban Kecelakaan dan Insiden Kekerasan Terjadi di Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam
Ribuan Bobotoh Padati Asia Afrika Sambut Konvoi Juara Persib
Wagub Jabar Minta Bobotoh Rayakan Peluang Juara Persib Tanpa Sweeping
Persib Siap Ukir Sejarah Lima Bintang di Stadion GBLA
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp80 Miliar Tanpa APBD
Farhan Respons Keluhan Tarif IPT Bandung, Tegaskan PT BII Punya Kewenangan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:40 WIB

Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib, Kini Jabat Penasihat Teknis

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00 WIB

Euforia Juara Persib Bandung Ternoda, Ratusan Korban Kecelakaan dan Insiden Kekerasan Terjadi di Bandung

Senin, 25 Mei 2026 - 07:35 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

Ribuan Bobotoh Padati Asia Afrika Sambut Konvoi Juara Persib

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:00 WIB

Wagub Jabar Minta Bobotoh Rayakan Peluang Juara Persib Tanpa Sweeping

Berita Terbaru

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB