MAJALENGKA, KABAR PAJAJARAN – Pemerintah Kabupaten Majalengka terus memperkuat komunikasi dengan kalangan pekerja menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Bupati Eman Suherman memimpin langsung dialog bersama perwakilan tujuh serikat pekerja di Pendopo Gedung Negara Majalengka, Senin (27/4/2026). Melalui forum ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk merangkul aspirasi buruh sekaligus menjaga stabilitas daerah.
Sejak awal pertemuan, pemerintah daerah mengajak seluruh peserta membangun komunikasi yang terbuka. Selain itu, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Didi Supriadi, Kapolres Rita Suwadi, Sekda Aeron Randi, Kepala Disnaker UKM Arif Daryana, serta perwakilan serikat pekerja turut aktif mengikuti dialog. Kehadiran berbagai unsur ini sekaligus memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menyatukan langkah lintas sektor.
Pemerintah Serap Aspirasi dan Siapkan Kebijakan
Dalam dialog tersebut, Bupati Eman langsung menyampaikan sejumlah langkah konkret. Pertama, pemerintah daerah akan menerbitkan surat edaran untuk mendorong perusahaan menyerap tenaga kerja secara lebih proporsional, khususnya tenaga kerja laki-laki yang tingkat penganggurannya masih tinggi. Dengan langkah ini, Pemkab Majalengka ingin menyeimbangkan kebutuhan industri dan peluang kerja masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, pemerintah daerah mempercepat peningkatan infrastruktur penunjang aktivitas pekerja. Pemkab mengalokasikan anggaran perbaikan jalan sekaligus memperluas pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik strategis. Dengan demikian, pekerja yang beraktivitas pada malam hari dapat merasa lebih aman dan nyaman.
Di sisi lain, Pemkab Majalengka juga memperkuat sinergi dengan kepolisian. Pemerintah bersama Polres Majalengka akan mengintensifkan sosialisasi pencegahan narkoba di kawasan industri. Langkah ini diambil untuk menjaga kesehatan lingkungan kerja sekaligus meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
May Day Didorong Menjadi Perayaan Positif
Menjelang May Day, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada kebijakan, tetapi juga menyiapkan kegiatan yang melibatkan pekerja secara langsung. Bupati Eman mengajak seluruh buruh merayakan May Day melalui kegiatan yang positif dan konstruktif. Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan agenda jalan santai serta Gerakan Bersih-Bersih (Geber) pada 30 Mei yang akan melibatkan puluhan ribu pekerja di lingkungan perusahaan masing-masing.
Pemerintah berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu mempererat kebersamaan antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah. Dengan begitu, May Day di Majalengka dapat menjadi momentum kebahagiaan dan kolaborasi, bukan sekadar aksi di jalan.
DPRD dan Kepolisian Perkuat Dukungan
Ketua DPRD Didi Supriadi segera menyampaikan apresiasi atas inisiatif dialog yang digelar pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa DPRD siap mengawal berbagai kebijakan ketenagakerjaan agar benar-benar berpihak pada kesejahteraan buruh. Selain itu, DPRD juga mendukung peningkatan infrastruktur serta perlindungan tenaga kerja di Kabupaten Majalengka.
Sementara itu, Kapolres Rita Suwadi memastikan kesiapan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan selama rangkaian May Day 2026. Kepolisian akan mengedepankan pendekatan humanis sekaligus melakukan pengamanan optimal agar seluruh kegiatan berjalan aman dan tertib. Ia juga mengimbau pekerja menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak mudah terprovokasi.
Perkuat Sinergi Tiga Pilar Hubungan Industrial
Melalui dialog ini, pemerintah daerah berhasil mempertemukan kepentingan pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam satu forum. Selanjutnya, seluruh pihak berkomitmen memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan komunikasi yang semakin terbuka, Majalengka diharapkan mampu membangun hubungan industrial yang sehat, harmonis, dan berkelanjutan. ***
Sumber Berita: Diskominfo Majalengka






