Pemkab Dorong Percepatan Tanam MT II, Stok Pupuk Subsidi Majalengka Dipastikan Cukup

Jumat, 24 April 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABAR PAJAJARAN – Di Kabupaten Majalengka, pemerintah memastikan petani bisa memasuki Musim Tanam (MT) II 2026 tanpa kekhawatiran kekurangan pupuk. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Majalengka langsung menegaskan kesiapan stok sekaligus mendorong petani mempercepat masa tanam.

Kepala dinas, Gatot Sulaeman, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan alokasi pupuk bersubsidi dalam jumlah besar sepanjang 2026. Pemerintah menyalurkan:

  • Urea 36,4 juta kg

  • NPK 28,5 juta kg

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Pupuk organik 56 ribu kg

  • ZA 354 ribu kg

Menurut Gatot, pemerintah tidak hanya menyiapkan pupuk. Pemerintah juga mendorong percepatan tanam setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi musim kemarau berlangsung lebih panjang tahun ini.

Untuk mengantisipasi kekurangan air, dinas segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai. Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan pompa air dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada kelompok tani agar pengairan tetap terjaga.

DKP3 kemudian mengerahkan penyuluh pertanian untuk mendampingi petani selama proses tanam. Penyuluh memberi arahan teknis, membantu perencanaan tanam, dan memastikan petani memanfaatkan pupuk secara tepat.

Di lapangan, petani merasakan langsung dampaknya. Ketua Kelompok Tani Tanjung Wiru, Wartam, menyebut pupuk subsidi di Desa Mekarmulya masih tersedia dan mudah diakses melalui dua toko tani setempat.

Namun petani kini memprioritaskan kebutuhan mesin pantek atau pompa air tambahan. Mereka ingin memastikan pasokan air tetap aman saat kemarau memanjang.

Desa Mekarmulya mengelola sekitar 175 hektare sawah dan memanfaatkan sekitar 1.000 hektare lahan milik Perum Perhutani. Warga terus bekerja sama dengan Perhutani untuk mengoptimalkan penggarapan lahan dan meningkatkan produksi pertanian. Pemerintah berharap percepatan tanam MT II dapat menjaga produktivitas dan ketahanan pangan daerah sepanjang tahun ini. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Saripudin

Sumber Berita: Diskominfo Majalengka

Berita Terkait

Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol
Kecelakaan di Tol Paspro Renggut Nyawa Dua Pendamping Gus Hilman
Majalengka Perketat Pengawasan Hewan Kurban, DKP3 Turunkan Petugas ke 26 Kecamatan
Polisi Tetapkan Sopir Taksi Green SM Tersangka Kasus Tertemper KRL di Bekasi Timur
BAZNAS Majalengka Salurkan Rp1,37 Miliar untuk Guru Ngaji dan Marbot
Truk Tronton Bermuatan Pasir Terbakar di Tol Cisumdawu, Sopir Selamat
Banjir di Pangenan Cirebon Belum Surut, Ribuan Rumah Masih Terendam Meski Jalur Pantura Mulai Lancar
Operasi Pasar Beras Murah Digelar di Empat Pasar, Pemkab Majalengka Jaga Stabilitas Harga Pangan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:00 WIB

Kecelakaan di Tol Paspro Renggut Nyawa Dua Pendamping Gus Hilman

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00 WIB

Majalengka Perketat Pengawasan Hewan Kurban, DKP3 Turunkan Petugas ke 26 Kecamatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:00 WIB

Polisi Tetapkan Sopir Taksi Green SM Tersangka Kasus Tertemper KRL di Bekasi Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:00 WIB

BAZNAS Majalengka Salurkan Rp1,37 Miliar untuk Guru Ngaji dan Marbot

Berita Terbaru

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB