Gedebage hingga Cibiru Diguyur Hujan Es, BMKG: Dampak Awan Cumulonimbus

Senin, 13 April 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hujan Es (Chatgpt)

Ilustrasi Hujan Es (Chatgpt)

Bandung, Kabar Pajajaran – Langit cerah di Bandung mendadak berubah drastis pada siang hari. Kawasan Gedebage yang semula terik sekitar pukul 14.00 WIB tiba-tiba diselimuti awan gelap hanya dalam hitungan menit, sebelum akhirnya hujan angin disertai kilat dan petir mengguyur wilayah tersebut pada pukul 14.30 WIB.

Angin kencang membuat pepohonan bergoyang hebat dan memicu kekhawatiran warga. Cuaca ekstrem ini ternyata tidak terjadi di satu lokasi saja. Sejumlah kawasan lain ikut terdampak, mulai dari Gedebage, Rancasari, hingga Cibiru.

Hujan Es Turun di Beberapa Wilayah

Di Riung Bandung, warga melaporkan hujan es turun bahkan sebelum hujan deras dan angin kencang datang. Laporan serupa juga muncul dari Margahayu Raya di kawasan Buahbatu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menyebut ukuran butiran es cukup besar dan jatuh dalam waktu singkat sebelum hujan deras mengguyur.

BMKG Sudah Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Kepala Stasiun Geofisika Bandung dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teguh Rahayu, sebelumnya memang telah mengingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Bandung Raya.

Menurutnya, fenomena ini dipicu oleh pemanasan kuat sejak pagi hingga siang hari yang memicu pertumbuhan awan cumulonimbus—awan tinggi berwarna gelap yang dikenal sebagai “pabrik” cuaca ekstrem. Awan jenis ini mampu membawa hujan lebat, angin kencang, petir, hingga hujan es dalam waktu singkat.

Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

BMKG mengimbau masyarakat untuk:

  • Segera berlindung di tempat aman saat terjadi petir.
  • Menghindari pohon, tiang listrik, dan area terbuka saat angin kencang.
  • Waspada longsor di wilayah perbukitan.
  • Mengantisipasi genangan dan banjir di daerah dataran rendah.

BMKG juga memprakirakan potensi hujan lokal masih akan terjadi dalam 1–3 hari ke depan pada siang hingga malam hari, terutama di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Tasikmalaya.***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung
TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Berita Terbaru