Longsor Susulan Terus Terjadi, Jalur Nasional Bandung–Cirebon di Cadas Pangeran Ditutup Total

Rabu, 8 April 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang, Kabar Pajajaran – Akses jalan nasional penghubung Bandung–Cirebon lumpuh total setelah longsor besar menutup badan jalan di kawasan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Rabu (8/4/2026) petang. Hingga pukul 18.20 WIB, material longsoran masih bergerak dan memicu longsor susulan.

Pantauan di lokasi menunjukkan tanah dan batu menutup seluruh badan jalan. Dua kendaraan besar, yakni truk dan bus, terjebak di area jembatan karena tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Kepala BPBD Sumedang, Bambang Rianto, menegaskan petugas langsung menutup total akses jalan demi keselamatan pengguna jalan. Petugas menilai kondisi tebing masih labil dan berpotensi memicu longsor lanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan pergerakan tanah di tebing Cadas Pangeran masih terjadi hingga sore hari. Kondisi tersebut membuat tim belum bisa menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor.

“Petugas belum dapat melakukan evakuasi material karena khawatir terjadi longsor susulan. Untuk sementara, akses jalan ditutup total dan tidak bisa dilalui kendaraan,” ujarnya.

Penutupan jalur nasional ini diperkirakan berdampak pada arus lalu lintas antarwilayah. Pengendara diminta mencari jalur alternatif hingga kondisi dinyatakan aman dan proses pembersihan dapat dilakukan.

Sementara itu, personel BPBD Sumedang tetap bersiaga di lokasi sambil menyiapkan alat berat dan memantau kondisi cuaca. Hujan yang masih turun membuat proses evakuasi material belum dapat dilakukan.

“Nanti kami lihat situasi di lapangan karena masih hujan. Jika sudah memungkinkan, evakuasi akan segera kami lakukan. Saat ini kami masih dalam tahap persiapan hingga kondisi benar-benar aman,” kata Bambang.

Hingga pukul 18.20 WIB, BPBD belum menerima laporan korban jiwa. Namun, sejumlah kendaraan yang telanjur memasuki kawasan Cadas Pangeran masih terjebak karena akses jalan tertutup material longsor.

BPBD mengimbau pengguna jalan dari arah Bandung maupun sebaliknya untuk sementara menghindari jalur Cadas Pangeran dan mencari rute alternatif. Informasi perkembangan terbaru akan terus disampaikan kepada masyarakat. ***(chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Dua Prajurit TNI Ada di Dalam Mobil
PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH
KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Pemkot Bandung Wajibkan Warga Pilah Sampah Sebelum TPPAS Legok Nangka Beroperasi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Dua Prajurit TNI Ada di Dalam Mobil

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Berita Terbaru

ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi sorotan publik setelah video siaran langsung di akun TikTok pribadinya viral di media sosial

Bandung Raya

PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH

Senin, 10 Agu 2026 - 17:00 WIB