Hujan Angin Terjang Bandung, Puluhan Pohon Tumbang hingga Telan Korban

Sabtu, 4 April 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Bandung kembali menunjukkan respon cepat dalam menangani kejadian darurat. Kali ini, insiden pohon tumbang yang terjadi di Jalan Ir. H. Juanda (depan Palais Dago), Kelurahan Dago, menjadi bukti kesiapsiagaan tim di lapangan saat cuaca ekstrem melanda kota. (Dok Istimewa)

Pemerintah Kota Bandung kembali menunjukkan respon cepat dalam menangani kejadian darurat. Kali ini, insiden pohon tumbang yang terjadi di Jalan Ir. H. Juanda (depan Palais Dago), Kelurahan Dago, menjadi bukti kesiapsiagaan tim di lapangan saat cuaca ekstrem melanda kota. (Dok Istimewa)

Bandung, KABAR PAJAJARAN – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Bandung pada Jumat siang hingga sore, 3 April 2026. Cuaca ekstrem ini menumbangkan puluhan pohon, merobohkan baliho, merusak kendaraan, dan merenggut satu korban jiwa di sejumlah titik kota.

Hujan Lebat Datang Mendadak

Awan gelap menutup langit Bandung sejak siang hari. Hujan deras langsung mengguyur kota dengan intensitas tinggi. Angin kencang kemudian menyapu berbagai wilayah dan memicu kejadian darurat di ruas jalan maupun kawasan permukiman.

Pemerintah Kota Bandung mencatat 34 kejadian darurat dalam rentang pukul 13.40–14.43 WIB. Data tersebut menunjukkan:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Petugas mencatat 31 pohon tumbang
  • Angin merobohkan 2 baliho
  • Air menjebol 1 tanggul hingga memicu banjir

Selain itu, hujan angin menumbangkan sejumlah pohon lain, merobohkan reklame, dan merusak kendaraan milik warga di beberapa lokasi.

Puluhan Titik Terdampak

Pohon tumbang menutup banyak ruas jalan utama. Angin kencang menerjang Jalan Pajajaran, Jalan Dr. Djunjunan, Jalan Sukajadi, kawasan Pasteur, Ciumbuleuit, Dago, Jalan Cibolerang, hingga Pagarsih.

Petugas BPBD, pemadam kebakaran, dan dinas terkait langsung turun ke lapangan. Mereka memotong batang pohon, mengevakuasi baliho, membersihkan badan jalan, dan membuka kembali akses lalu lintas. Tim gabungan bekerja cepat untuk mencegah kemacetan serta melindungi keselamatan pengguna jalan.

Korban Jiwa dan Kerusakan

Sebuah pohon tumbang menimpa seorang warga di kawasan Setiabudi dan menyebabkan korban meninggal dunia. Selain itu, batang pohon dan material reklame menghantam sejumlah kendaraan hingga mengalami kerusakan.

BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa musim pancaroba memicu hujan lebat dan angin kencang. Ketidakstabilan atmosfer mendorong pertumbuhan awan Cumulonimbus secara cepat.

BMKG menyebut beberapa tanda cuaca pancaroba:

  • Udara terasa panas atau gerah sebelum hujan
  • Hujan turun tiba-tiba dengan intensitas tinggi
  • Petir dan angin kencang menyertai hujan

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang di wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung.

Pemerintah Imbau Warga Waspada

Pemerintah Kota Bandung mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras dan angin kencang terjadi. Pemerintah meminta warga menghindari berteduh di bawah pohon besar, menjauhi reklame, serta berhati-hati saat berkendara.

Peristiwa ini menegaskan bahwa cuaca ekstrem dapat datang tiba-tiba dan mengganggu aktivitas kota dalam waktu singkat. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Program Sekolah Maung Buka Peluang Masuk SMA Favorit di Bandung
Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib, Kini Jabat Penasihat Teknis
Euforia Juara Persib Bandung Ternoda, Ratusan Korban Kecelakaan dan Insiden Kekerasan Terjadi di Bandung
Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam
Ribuan Bobotoh Padati Asia Afrika Sambut Konvoi Juara Persib
Wagub Jabar Minta Bobotoh Rayakan Peluang Juara Persib Tanpa Sweeping
Persib Siap Ukir Sejarah Lima Bintang di Stadion GBLA
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp80 Miliar Tanpa APBD

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:00 WIB

Program Sekolah Maung Buka Peluang Masuk SMA Favorit di Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:40 WIB

Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib, Kini Jabat Penasihat Teknis

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00 WIB

Euforia Juara Persib Bandung Ternoda, Ratusan Korban Kecelakaan dan Insiden Kekerasan Terjadi di Bandung

Senin, 25 Mei 2026 - 07:35 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

Ribuan Bobotoh Padati Asia Afrika Sambut Konvoi Juara Persib

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Forum Industri Jawa Barat di Bale Gede Pakuan, Bandung. Pemprov Jabar mendorong lahirnya kelas menengah baru melalui akses beasiswa ke sekolah industri unggulan bagi siswa kurang mampu. Foto: Humas Jabar

Bandung Raya

Program Sekolah Maung Buka Peluang Masuk SMA Favorit di Bandung

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:00 WIB

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB