BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman mendorong pemuda Sunda mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah, khususnya melalui sektor pendidikan dan ekonomi. Ia menilai generasi muda perlu memperkuat kapasitas diri sekaligus menjaga nilai budaya Sunda untuk menghadapi tantangan masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Herman saat menjadi pembicara utama dalam Simposium Pamuda Sunda 2026 bertema “Ngarumat Tatar Sunda, Ngarancang Masa Depan” di Auditorium Bale Rumawat, Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Sabtu (18/10/2026).
Dalam forum tersebut, Herman mengajak pemuda Sunda tidak hanya mempertahankan identitas budaya, tetapi juga menerjemahkan nilai-nilai luhur leluhur ke dalam tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan Jawa Barat. Karena itu, pemuda perlu membekali diri dengan pendidikan, keterampilan, semangat berwirausaha, serta kepedulian sosial.
Sekda Herman: Jabar Istimewa Butuh Perjuangan Bersama
Herman menegaskan, cita-cita mewujudkan Jawa Barat yang istimewa membutuhkan kerja keras dan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan pemuda dan masyarakat.
“Kemajuan Jawa Barat membutuhkan perjuangan, pengorbanan, kerja keras, dan komitmen bersama dari pemerintah, dan tentu saja ada peran pemuda, serta seluruh elemen masyarakat,” ucap Herman.
Ia juga mengingatkan bahwa visi Jabar Istimewa tidak akan terwujud secara instan. Setiap generasi perlu mengambil bagian melalui kontribusi sesuai kemampuan dan bidang masing-masing.
“Jawa Barat istimewa itu bukan turun dari langit. Harus diperjuangkan dan di dalamnya ada pengorbanan,” ujar Herman.
Karena itu, ia mengajak pemuda Sunda memanfaatkan masa muda untuk menjalankan kegiatan produktif yang memberikan manfaat luas. Langkah tersebut dapat dimulai melalui peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan potensi ekonomi, hingga keterlibatan dalam kegiatan sosial dan pembangunan lingkungan.
Pendidikan dan Ekonomi Jadi Ruang Kontribusi Pemuda Sunda
Herman menempatkan pendidikan dan ekonomi sebagai dua bidang penting yang dapat memperkuat kontribusi generasi muda terhadap kemajuan Jawa Barat.
Melalui pendidikan, pemuda dapat meningkatkan pengetahuan, kompetensi, dan daya saing. Sementara itu, penguatan sektor ekonomi membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain mengembangkan kemampuan tersebut, Herman berharap pemuda Sunda tetap menjadikan budaya sebagai landasan dalam menghadapi perubahan zaman. Dengan begitu, kemajuan tidak menghilangkan identitas lokal yang menjadi bagian dari kekayaan Jawa Barat.
Ia mendorong generasi muda mengembangkan warisan nilai leluhur secara relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Semangat gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian sosial dapat menjadi modal untuk membangun daerah secara berkelanjutan.
Pemprov Jabar Buka Ruang Kolaborasi dengan Pemuda
Untuk memperkuat peran generasi muda, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat siap membangun sinergi dengan DAMAS dan berbagai komponen masyarakat.
Herman berharap kolaborasi tersebut dapat memperluas ruang partisipasi pemuda dalam pembangunan. Melalui kemitraan yang kuat, generasi muda dapat menyampaikan gagasan, mengembangkan inisiatif, serta terlibat dalam upaya menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kontribusi nyata agar pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Sebaliknya, generasi muda perlu mengambil peran sebagai penggerak perubahan yang mampu menghadirkan solusi bagi lingkungan sekitarnya.
Herman optimistis pemuda Sunda dapat menjadi bagian penting dalam merancang masa depan Jawa Barat. Dengan kapasitas yang terus berkembang, semangat kolaborasi, dan komitmen menjaga budaya, generasi muda diharapkan mampu mendukung terwujudnya Jawa Barat yang lebih maju dan sejahtera.
“Dengan semangat, kapasitas, dan kontribusi yang nyata, pemuda Sunda diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam merancang masa depan Jawa Barat yang lebih baik,” tandasnya. ***(Chq)






